“UKURAN GEJALA
PUSAT DATA DIKELOMPOKKAN”
MAKALAH
Diajukan untuk
memenuhi syarat mendapatkan nilai UAS Statistika Deskriptif
Oleh:
ARI RAMADANI (12141950)
PUTRA ADI
GUNAWAN (12141443)
RAHMAD BANIAJI (12141512)
RIAN DARMA
SAPUTRA
DANIYAN JALIYAH
(12141379)
HANI NURHAYATI (12141243)
Program Studi
Manajemen Informatika
Akademi
Manajemen Informatika dan Komputer
Bina Sarana
Informatika
Jakarta
2015
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat
yang telah diberikan, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul Ukuran Gejala Pusat Data di Kelompokkan.
Ukuran gejala pusat merupakan suatu bilangan yang menunjukan sekitar dimana
bilangan – bilangan yang ada dalam kumpulan data, oleh karenanya ukuran gejala
pusat ini sering disebut dengan harga rata – rata. Di sini kami akan menjelaskan
ukuran gejala pusat prestasi nilai IPS kelas 1C dan 1D di SDN Jatiwaringin
VIII.
Dengan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang tidak bisa penulis sebutkan satu
persatu yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Penulis
menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Untuk
itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi
kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat dan
pengembangan pengetahuan bagi mahasiswa dan pembaca pada umumnya di masa yang
akan datang. Aamiin
Jakarta,
Oktober 2015
Tim Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR................................................................................... i
DAFTAR ISI.................................................................................................. ii
BAB I
PENDAHULUAN.............................................................................. 1
1.1 Latar
Belakang............................................................................. 1
1.2 Tujuan
Penulisan.......................................................................... 1
1.3 Sistematika
Penulisan................................................................... 2
BAB II
PEMBAHASAN............................................................................... 3
2.1 Landasan
Teori............................................................................. 3
2.2
Penyajian Data.............................................................................. 8
2.3 Analisis
Data................................................................................. 18
BAB III
PENUTUP....................................................................................... 20
3.1
Kesimpulan................................................................................... 20
3.2 Saran.............................................................................................. 21
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 22
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Dalam
dunia pendidikan, sering kita jumpai banyak hal yang dapat kita deskripsikan atau
jelaskan dalam sebuah bentuk data. Informasi data yang diperoleh tentunya harus
diolah terlebih dahulu menjadi sebuah data yang lebih mudah dibaca dan
dianalisa. Seperti yang saat ini kami analisa tentang Ukuran Gejala Pusat Data
dari kelas 1C dan 1D di SDN Jatiwaringin VIII. Dengan analisa yang kami lakukan
diharapkan mampu mengetahui prestasi nilai IPS dari kelas 1C dan 1D di SDN
Jatiwaringin VIII. Selain itu, dengan hasil analisa yang kami lakukan
diharapkan juga bisa membuat keputusan atau strategi untuk meningkatkan
prestasi di kelas dan sekolah tersebut.
1.2
Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan dari
penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk
memenuhi salah satu tugas Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah
Statistika Deskriptif.
2. Mengetahui
cara mengolah data dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel.
3. Mengetahui
prestasi nilai IPS kelas 1C dan 1D di
SDN Jatiwaringin VIII.
1.3
Sistematika
Penulisan
Adapun untuk sistematika penulisan
makalah ini adalah sebagai berikut:
KATA
PENGANTAR
Berisi pengantar
penulis mengenai makalah, ucapan terima kasih dan harapan penulis.
DAFTAR ISI
Berisi tentang daftar
isi makalah yang dibuat.
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini menjelaskan
tentang latar belakang, tujuan penulisan, serta sistematika penulisan makalah.
BAB II PEMBAHASAN
Berisi tentang landasan
teori, penyajian data serta analisis dari data yang diambil dan diolah.
BAB III PENUTUP
Bab ini berisi tentang
kesimpulan pembahasan materi dalam makalah serta saran.
DAFTAR PUSTAKA
Berisi daftar buku
referensi serta halaman web yang dijadikan panduan penulisan makalah.
LAMPIRAN
Lampiran berisi hal-hal
yang harus dilampirkan dalam makalah.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Landasan Teori
2.1.1 Pengertian Ukuran Gejala
Pusat
Ukuran
gejala pusat merupakan suatu bilangan yang menunjukan sekitar dimana bilangan –
bilangan yang ada dalam kumpulan data,
oleh karenanya ukuran gejala pusat ini sering disebut dengan harga rata – rata.
Sebelum
membahas hal ini, perlu diperjelas tentang apa yang dimaksud dengan data yang
dikelompokkan dan data yang tidak dikelompokkan. Data yang dikelompokkan adalah
data yang sudah disusun ke dalam sebuah distribusi frekuensi sehingga data
tersebut mempunyai interval kelas yang jelas, mempunyai titik tengah kelas
sedangkan data yang tidak dikelompokkan adalah data yang tidak disusun ke dalam
distribusi frekuensi sehingga tidak mempunyai interval kelas dan titik tengah
kelas. Mean, Median, Modus sama-sama merupakan ukuran pemusatan data yang
termasuk kedalam analisis statistika deskriptif.
2.1.2 Macam-Macam Ukuran Gejala
Pusat
Berikut
ini adalah macam-macam ukuran gejala pusat data yang sudah di kelompokkan,
yaitu:
a. Mean (Rata – Rata Hitung)
Mean
adalah teknik penjelasan kelompok yang
didasarkan atas nilai rata-rata dari kelompok tersebut. Rata-rata(mean) ini
didapat dengan menjumlahkan data seluruh individu dalam kelompok itu, kemudian
dibagi dengan jumlah individu yang ada pada kelompok tersebut.
Rumus
mencari mean:

Keterangan
:
f =
frekuensi
m
= titik tengah
b. Median (Nilai Tengah)
Median
adalah salah satu teknik penjelasan kelompok yang didasarkan atas nilai tengah
dari kelompok data yang telah disusun urutannya dari yang terkecil sampai yang
terbesar,atau sebaliknya dari yang terbesar sampaiyang terkecil.
Rumus
mencari median:

Keterangan
:
Med
= median data kelompok
Lm = tepi bawah kelas median
N = jumlah frekuensi
∑f = frekuensi kumulatif diatas kelas median
Fm = frekuensi kelas median
C
= interval kelas median
c. Modus (Data Yang Sering Muncul)
Modus
adalah teknik penjelasan kelompok yang berdasarkan atas nilai yang sedang
populer atau nilai yang sering muncul dalam kelompok tersebut.
Rumus mencari modus:

Keterangan
:
Mod
= modus data kelompok
Lmo
= tepi bawah kelas modus
d1
= selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelum modus
d2
= selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sesudah modus
C
= interval kelas modus
d. Kuartil
Kuartil
adalah titik yang membagi data yang telah diurutkan menjadi 4 bagian.
Rumus
mencari kuartil :
e. Desil
Desil
adalah nilai batas dari sekumpulan data yang telah diurutkan menjadi 10 bagian.
Rumus
mencari desil :
Di
=
.C
.C
f. Persentil
Persentil
adalah titik yangmembagi data yang telah diurutkan menjadi 100 bagian.
Rumus mencari persentil
:
Pi
=
.C
Keterangan
:
Qi = kuartil ke-i
Di =desil ke-i
Pi =persentil ke-i
L =tepi bawah kelas kuartil, desil, persentil
N =jumlah frekuensi
∑f =frekuensi kumulatif “dari atas” pada kelas
sebelum kelas Qi/Di/Pi
F
=frekuensi kelas kuartil, desil,
persentil
C =interval kelas kuartil, desil, persentil
2.2 Penyajian Data
Penyajian
data merupakan cara yang digunakan untuk meringkas, menata, mengatur atau mengorganisir
data sehingga data mudah untuk dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan
dengan data tersebut. Secara umum ada dua cara untuk menyajikan data yaitu dengan
tabel dan grafik. Namun pada makalah ini kami hanya akan menyajikan data
menggunakan tabel.
Tabel
merupakan kumpulan angka-angka yang tersusun berdasarkan kategori-kategori atau
karakteristik-karakteristik tertentu sehingga memudahkan untuk dianalisis.
Secara umum penyusunan tabel memerlukan identitas judul tabel, judul baris,
judul kolom, badan tabel catatan dan sumber data.
Tabel nilai Pelajaran IPS Kelas 1C dan
1D
SDN VIII Jatiwaringin
|
NILAI IPS
|
JUMLAH
|
|
40-47
|
1
|
|
48-55
|
3
|
|
56-63
|
11
|
|
64-71
|
19
|
|
72-79
|
12
|
|
80-87
|
13
|
|
88-95
|
4
|
|
JUMLAH AKHIR
|
63
|
A. Pengertian
Distribusi Frekuensi
Distribusi
frekuensi adalah penyusunan data ke dalam kelas-kelas tertentu dimana setiap
individu/item hanya termasuk kedalam salah satu kelas tertentu saja. Tujuannya
distribusi frekuensi untuk mengatur data mentah (belum dikelompokkan) ke dalam bentuk
yang rapi tanpa mengurangi inti informasi yang ada.
B. Istilah
Dalam Distribusi Frekuensi
1.
Class
(Kelas) adalah penggolongan
data yang dibatasi dengan nilai terendah dan nilai tertinggi yang masing-masing
dinamakan batas kelas.
2.
Batas
Kelas (Class Limit) adalah nilai batas dari pada tiap kelas dalam sebuah distribusi,
terbagi menjadi States class limit dan Class Bounderies (Tepi kelas).
3.
Stated
Class Limit adalah
batas-batas kelas yang tertulis dalam distribusi frekuensi, terdiri
dari Lower Class Limit (Batas bawah kelas) dan Upper Class Limit (Batas
atas kelas).
4.
Class
Bounderies (Tepi kelas) adalah batas kelas yang sebenarnya, terdiri dari Lower class
boundary (batas bawah kelas yang sebenarnya) dan upper class boundary (batas
atas kelas yang sebenarnya).
5.
Class
Interval/Panjang Kelas/Lebar kelas merupakan lebar dari sebuah kelas dan dihitung dari
perbedaan antara kedua tepi kelasnya.
6.
Mid
point / Class Mark / Titik tengah merupakan rata-rata hitung dari kedua batas kelasnya atau
tepi kelasnya.
Sebelum
membuat tabel distribusi frekuensi, kita terlebih dahulu menentukan range,
kelas, dan intervalnya dengan cara:
a.
Range
R = Xmax - Xmin
=95-40
= 55
Jadi range untuk data
ini adalah 55.
b.
Kelas
K = 1 + 3,3 log N
= 1 + 3,3 log 63
= 1 + 3,3 (1,7993405494536)
= 1 + 5,9378238131969
= 6,9378238131969
= 7
Jadi jumlah kelas yang
akan kita buat adalah 7 kelas.
c.
Interval
I = R/K
= 55/6,9378238131969
= 7,92755790301
= 8
Jadi, jumlah interval
tiap kelasnya adalah 8.
Setelah ditentukan
range, jumlah kelas, dan intervalnya maka kita dapat menyajikan tabel
distribusi frekuensi seperti berikut:
|
NILAI
|
Fi
|
Mi
|
Fkum
|
Fi.Mi
|
|
40-47
|
1
|
43,5
|
1
|
43,5
|
|
48-55
|
3
|
51,5
|
4
|
154,5
|
|
56-63
|
11
|
59,5
|
15
|
654,5
|
|
64-71
|
19
|
67,5
|
34
|
1282,5
|
|
72-79
|
12
|
75,5
|
46
|
906
|
|
80-87
|
13
|
83,5
|
59
|
1085,5
|
|
88-95
|
4
|
91,5
|
63
|
366
|
|
JUMLAH
|
63
|
|
|
4492,5
|
Dari
tabel distribusi frekuensi tersebut, tentukan:
a.
Mean
b.
Median
c.
Modus
d.
Desil ke-9
e.
Presentil ke-20
f.
Presentil ke-80
g.
Kuartil ke-1
h.
Kuartil ke-3
2.2.1 Pembahasan Kasus
a.
Mean

Jadi,
mean dari data di atas adalah 71,30.
b.
Median

=

=
= 
=
Jadi,
median dari data di atas adalah 70,44.
c.
Modus


Jadi,
modus dari data di atas adalah 67,76.
d.
Desil ke-9
Di
=
.C
.C
Letak
D9=(i/10).N
=(9/10).63=0.9.63=56,7
D9 =
.8
.8
=
=
Jadi,
desil ke 9 dari data di atas adalah 86,08.
e. Persentil ke-20
Pi
=
.C
Letak
p20 = (i/100).N
=(20/100).63=0,2.63=12,6
P20
=
.8
.8
=
.8
=
.8
=
=
Jadi, persentil ke-20
dari data di atas adalah 61,75.
f. Persentil ke-80
Pi
=
.C
Letak
p80= (i/100).N
=(80/100).63=0,8.63=50,4
P80
=
.8
.8
=
.8
=
.8
=
=
Jadi,
persentil ke-80 dari data di atas adalah 82,2.
g.
Kuartil ke-1
Letak
q1 = (i/4).N
=(1/4).63=0,25.63=15,75
.8
=
.8
=
Jadi,
kuartil ke-1 dari data di atas adalah 63,81.
h.
Kuartil
ke-3
Letak q3= (i/4).N
=(3/4).63=0,75.63=47,25

=
=
Jadi,
kuartil ke-3 dari data di atas adalah 80,26.
2.3 Analisis Data
2.3.1 Perhitungan Data dengan
Menggunakan Microsoft Excel
Microsoft
Excel menyediakan fasilitas untuk mengolah data statistik
yaitu dengan memanfaatkan fungsi-fungsi statistik yang ada, dan perintah
analisis yang merupakan perintah tambahan (add-ins)
sehingga tidak ditampilkan pada menu utama Microsoft Excel.
Sebelum
dapat menggunakan perintah data analisis, langkah pertama yang harus dilakukan
adalah mengaktifkan referensi tools yang disediakan oleh Microsoft Excel , di mana
langkah-langkahnya sebagai berikut :
1.
Aktifkan program Microsoft
Excel hingga terdapat worksheet kosong.
2.
Klik Office button Microsoft
Excel yang berada di ujung kiri atas jendela utama.
3.
Klik Menu Excel Options.
4.
Sebuah kotak dialog Excel Options
ditampilkan, dan klik menu add-ins yang ada di jendela sebelah
kiri, dan klik Analysis ToolPack pada daftar aplikasi add-ins.
5.
Klik tombol Go, dan sebuah kotak
dialog add-ins ditampilkan.
6.
Berikan tanda check pada kotak
check analysis tool pack.
7.
Klik tombol OK dan tunggu beberapa saat
sampai proses installasi berakhir.
8.
Kini dalam Ribbon “Data“, akan muncul menu baru “Data Analysis“, yang bila ditekan akan memunculkan
kotak dialog pilihan untuk melakukan kalkulasi statistika.
Beberapa
langkah yang dapat dilakukan dalam melakukan analysis data statistik
adalah sebagai berikut :
1. Dari
menu utama Microsoft Excel klik menu Data dan pilih menu Data Analysis.
2.
Pilih menu Descriptive Statistics lalu klik OK.
3.
Klik button pada Input Range dan masukkan data
batas atas kelas kedalam kolom Input Range dengan cara mem-blok data tersebut.
4.
Klik button Output Range dan tempatkan pointer pada tempat yang
kosong.
5.
Pilih Summary Statitstics dan klik OK.
Seperti
inilah tampilan perhitungan menggunakan Microsoft Excel yang dilakukan
sesuai dengan langkah-langkah di atas.

BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Mean
adalah rata-rata hitung dari jumlah data dibagi dengan frekuensi.
Mean
atau rata-rata hitung dari contoh kasus di atas adalah 71,30.
Median
adalah nilai tengah-tengah dari data yang tersusun secara terurut.
Median
dari contoh kasus di atas adalah 70,44.
Modus
adalah nilai yang paling sering muncul.
Modus
dari contoh kasus di atas adalah 67,76.
Kuartil
adalah rangkaian data yang membagi suatu distribusi menjadi 4 bagian.
Kuartil
ke-1 dari contoh kasus di atas adalah 63,81.
Kuartil
ke-3 dari contoh kasus di atas adalah 80,26.
Desil
adalah rangkaian data yang membagi suatu distribusi menjadi 10 bagian.
Desil
ke-9 dari contoh kasus di atas adalah 86,68
Persentil
adalah rangkaian data yang membagi suatu distribusi menjadi 100 bagian.
Persentil
ke-20 dari contoh kasus di atas adalah 61,75.
Persentil
ke-80 dari contoh kasus di atas adalah 82,2.
3.2
Saran
Dalam
kehidupan sehari – hari, penggunaan aplikasi Microsoft Excel dapat
memberikan manfaat yang besar bagi suatu organisasi perusahaan maupun
pendidikan. Diantara manfaat tersebut adalah waktu pengerjaan suatu masalah
yang menjadi lebih efektif dan efisien. Organisasi tersebut mampu menghemat
waktu dan membagi pekerjaan agar semua pekerjaan lebih cepat selesai. Informasi
yang telah di olah tersebut berguna sebagai informasi untuk meningkatkan
prestasi dan kinerja serta membantu menentukan keputusan yang harus di ambil
untuk kemajuan organisasi. Sebaliknya, jika sebuah organisasi perusahaan maupun
pendidikan masih menerapkan penghitungan manual dalam pengolahan data
statistik, maka waktu yang ada menjadi kurang efisien dan pengerjaan dalam
mengolah data menjadi kurang efektif terutama darisegi keakuratan hasil
penghitungan.
Bila
dibandingkan hasil dari pengolahan data secara manual dengan hasil pengolahan
data secara otomatis yaitu dengan aplikasi Microsoft Excel, maka akan
memperoleh hasil yang berbeda dari keduanya. Tingkat keakuratan pengolahan data
secara otomatis lebih mendekati kebenaran daripada pengolahan data secara
manual.
DAFTAR PUSTAKA
Modul
semester 3 statistika deskriptif, Bina Sarana Informatika.
Tandjungsari,D
dan Tita Mulyati. 2008. Matematika SMK Kelas XII. Penernit
Gerbang Ilmu. Bandung
Budiyuwono
Nugroho, Drs. 1993. Pengantar Satatistik Ekonomi dan Perusahaan. Penerbit
BPFE-YOGYAKRTA. Yogyakarta
Djarwanto,
Drs. 1990. Statistik Sosial Ekonomi. Penerbit AMP YKPN
YOGYAKARTA. Surakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar